Bayi Perempuan Ditemukan dalam Kardus di Ambon

Berita Maluku   Berita Ambon  Ambon (DMS) – Warga Kota Ambon, Maluku, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diduga sengaja ditinggalkan oleh orang tuanya di kawasan Jalan Anthony Rebok, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Jumat (4/9/2026) dini hari.

Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 02.35 WIT di dalam sebuah kardus yang diletakkan di atas trotoar tepat di depan RM Rasa Gurih, RT 002/RW 001, Kelurahan Honipopu. Saat ditemukan, bayi dalam kondisi menangis dan tidak mengenakan kain atau pakaian yang menutupi tubuhnya.

Penemuan bayi bermula ketika sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi mendengar suara tangisan dari arah trotoar. Suara tersebut kemudian menarik perhatian Muhammad Al-Iksan (32), yang saat itu sedang berada di sekitar sebuah kios bersama temannya.

Merasa penasaran sekaligus khawatir, Muhammad kemudian menghampiri sumber suara tangisan tersebut. Setelah mendekat, ia menyadari bahwa suara tersebut berasal dari seorang bayi yang berada di dalam kardus.

Muhammad kemudian memberitahukan temuannya kepada M. Syaiful Parham (28), yang saat itu berada di depan RM Rasa Gurih. Keduanya selanjutnya mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi bayi tersebut.

Keduanya terkejut ketika melihat seorang bayi perempuan berada di dalam kardus dalam kondisi tanpa sehelai kain yang membungkus tubuhnya. Bayi tersebut masih dalam keadaan hidup dan menangis.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janete S. Luhukay, mengatakan Muhammad kemudian melaporkan penemuan bayi tersebut kepada personel kepolisian yang sedang melaksanakan pengamanan di Pos Pengamanan Tugu Trikora.

Petugas yang menerima informasi kemudian mengarahkan saksi untuk menghubungi layanan kepolisian Call Center 110 agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti.

Mendapat laporan itu, personel Polsek Sirimau bersama anggota Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

Namun, ketika polisi tiba di tempat kejadian perkara (TKP), bayi tersebut sudah tidak berada di lokasi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sebelumnya telah membawa bayi ke RS Alfatah Ambon untuk mendapatkan pertolongan dan pemeriksaan medis.

Langkah tersebut dilakukan agar kondisi bayi segera mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan, mengingat bayi ditemukan dalam keadaan tanpa pakaian yang melindungi tubuhnya.

Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang meninggalkan bayi tersebut. Petugas juga masih berupaya mengetahui identitas orang tua bayi serta kronologi hingga bayi tersebut bisa berada seorang diri di dalam kardus di atas trotoar.

Hingga saat ini, kepolisian belum mengungkap identitas orang yang diduga meninggalkan bayi tersebut. Penyelidikan masih dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta informasi lain di sekitar lokasi penemuan.

Polisi juga diharapkan dapat mengungkap motif di balik peristiwa tersebut dan memastikan kondisi serta keselamatan bayi yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Kasus penemuan bayi ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi pada dini hari di kawasan yang menjadi salah satu ruas jalan di pusat Kota Ambon. Kepolisian masih bekerja untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian serta pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut.